Kubu Raya post author Kiwi 24 Agustus 2026

Pengabmas Dosen TLM Poltekkes Kemenkes Pontianak Gelar Edukasi pada Remaja untuk Mempersiapkan Menjadi Ibu Sehat: Upaya Mencegah Stunting Generasi Mendatang

Photo of Pengabmas Dosen TLM Poltekkes Kemenkes Pontianak Gelar Edukasi pada Remaja untuk Mempersiapkan Menjadi Ibu Sehat: Upaya Mencegah Stunting Generasi Mendatang

KUBU RAYA, SP - Upaya pencegahan stunting tidak cukup dilakukan ketika seorang perempuan sudah memasuki masa kehamilan.

Persiapan untuk melahirkan generasi yang sehat perlu dimulai sejak masa remaja, khususnya melalui peningkatan pengetahuan mengenai gizi, kesehatan reproduksi, pola hidup sehat, dan kesiapan menjadi calon ibu.

Hal tersebut menjadi fokus dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengabmas) dengan tema “Edukasi pada Remaja untuk Mempersiapkan Menjadi Ibu Sehat sebagai Upaya Mencegah Stunting Generasi Mendatang” yang dilaksanakan di Desa Teluk Kapuas, Komplek Cempaka Mas.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dosen Jurusan Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Poltekkes Kemenkes Pontianak, Ratih Indrawati dan Gervacia Jenny R. Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi remaja, terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.

Edukasi pada remaja turut dihadiri oleh Bapak RT Komplek Cempaka Mas, Slamet, S.Si., M.Kes. Kehadiran dan dukungan dari unsur masyarakat menunjukkan adanya kepedulian bersama terhadap peningkatan kesehatan remaja dan pentingnya mempersiapkan generasi penerus yang sehat.

Pada edukasi ini, para remaja diberikan pemahaman bahwa stunting merupakan persoalan yang berkaitan dengan proses panjang sejak masa sebelum kehamilan.

Kondisi kesehatan calon ibu, status gizi, serta perilaku hidup sehat pada masa remaja menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan.

Materi edukasi mencakup pentingnya gizi seimbang, kesehatan reproduksi, pencegahan anemia, kebersihan diri, aktivitas fisik, pola hidup sehat, serta kesiapan fisik dan mental sebelum memasuki kehidupan berkeluarga.

Para peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak remaja agar kelak memiliki kondisi yang optimal ketika memasuki masa kehamilan.

Salah satu perhatian utama dalam edukasi adalah masalah anemia pada remaja putri.

Anemia perlu dicegah sejak dini karena kesehatan remaja perempuan berkaitan erat dengan kesiapan mereka sebagai calon ibu. Remaja didorong untuk memperhatikan asupan makanan bergizi, terutama sumber zat besi, serta memanfaatkan pelayanan kesehatan yang tersedia.

Selain aspek kesehatan fisik, peserta juga diajak memahami bahwa menjadi ibu yang sehat membutuhkan kesiapan secara mental, sosial, dan pengetahuan. Remaja perlu memiliki kesempatan untuk mengembangkan pendidikan dan cita-cita, menjaga kesehatan, serta mampu mengambil keputusan yang bertanggung jawab terkait masa depan dan kesehatan reproduksinya.

Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui edukasi, diskusi, dan tanya jawab. Peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai pertanyaan

mengenai kesehatan remaja dan persiapan menjadi calon ibu. Metode tersebut diharapkan dapat membuat peserta lebih aktif dan mampu menghubungkan materi yang diperoleh dengan kehidupan sehari-hari.

Menurut pelaksana kegiatan, edukasi kepada remaja merupakan salah satu strategi penting dalam pencegahan stunting dari hulu. Upaya pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan kolaborasi antara keluarga, masyarakat, institusi pendidikan, pemerintah setempat, dan remaja itu sendiri.

“Mempersiapkan calon ibu yang sehat harus dimulai sejak remaja. Dengan pengetahuan yang baik, pola hidup sehat, dan kepedulian terhadap kesehatan reproduksi, kita dapat ikut mempersiapkan generasi yang lebih sehat di masa mendatang,” menjadi pesan utama dalam kegiatan tersebut.

Kehadiran dosen TLM Poltekkes Kemenkes Pontianak dalam kegiatan Pengabmas ini juga menjadi bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui edukasi kesehatan.

Melalui kegiatan di Komplek Cempaka Mas, Desa Teluk Kapuas, diharapkan para remaja semakin memahami bahwa pencegahan stunting bukan hanya dimulai setelah seorang ibu hamil, tetapi dapat dipersiapkan jauh sebelumnya.

Remaja sehat hari ini adalah calon ibu sehat di masa depan, dan calon ibu sehat merupakan salah satu fondasi penting bagi lahirnya generasi yang sehat dan berkualitas. (*)

Keywords

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda